Berita

Panduan Praktis

Kami Menerima

Web Statistik

Kunjungan
Hari Ini:30
Kemarin:77
Bulan Ini:7,735
Total Ini:128,077




Bergabunglah bersama kami untuk menjadi agent Surya Prima Tour & Travel dan dapatkan segala kemudahan mulai dari pemesanan tour sampai ke ticketing.

Home >> Paket Tour >> Waspadai Modus Penipuan Turis di Luar Negeri

Waspadai Modus Penipuan Turis di Luar Negeri

Diposting pada tanggal: 06 Mei 2014

BEBERAPA hal bisa menyebabkan Anda stres ketika pelesir, salah satunya adalah menjadi korban penipuan. Untuk menghindari hal itu, Anda perlu mengetahui modus penipuan yang mengancam turis di luar negeri.

Berikut ulasannya, seperti dikutip dari HuffingtonPost:

                 
Menukar uang palsu

Hati-hati saat menukar uang di luar negeri, terutama bila Anda menukarnya di kios-kios kecil. Seringkali mereka menyelipkan uang palsu di antara tumpukan uang asli sehingga Anda tidak menyadarinya. Lebih baik menukar uang di tempat penukaran uang resmi, atau di bank saja.


Souvenir mendadak 'disita'

Benda-benda eksotis yang ditemui saat pelesir begitu menggoda untuk dibeli dan dibawa pulang sebagai buah tangan. Tapi sayang, saat tiba di bandara, souvenir Anda disita oleh pihak keamanan bandara karena barang tersebut merupakan barang yang tidak boleh dibawa keluar negeri. Padahal sebenarnya, ia akan menjual lagi suvenir tersebut ke pedagangnya. Bila hal ini terjadi pada Anda, minta keterangan tertulis mengenai peraturan barang-barang yang tidak boleh keluar dari suatu negara.

                  
Jambret lampu merah

Saat pelesir, seseorang cenderung lebih santai dan lengah terhadap kondisi sekitarnya sehingga mudah menjadi sasaran kejahatan. Yang sering terjadi biasanya adalah penjambretan, bila Anda pelesir di Asia Tenggara atau Afrika. Penjambret biasanya dengan mudah mengambil tas Anda saat tengah berada di atas motor di lampu merah atau berjalan di trotoar. Selalu gunakan tas dengan menyilang di tubuh sehingga Anda tidak mudah dijambret.

Dua menu

Sebuah restoran bisa menipu para wisatawan dengan memberikan dua menu saat Anda memesannya. Saat akan memesan, Anda diberikan buku menu dengan harga makanan murah, lalu kemudian pelayan mengambilnya. Saat akan membayar, Anda menerima tagihan dengan harga dua atau tiga kali lipat dan untuk membuktikan harga tersebut memang mahal, pihak restoran memberikan buku menu lain yang harganya berbeda dari buku menu pertama. 

 

Menggunakan paspor sebagai bukti peminjaman motor atau sewa kamar hotel

Ada beberapa penyewaan motor ataupun hotel yang mengharuskan wisatawan memberikan paspor asli sebagai jaminan. Jangan sekali-kali melakukan hal ini, lebih baik berikan fotokopi paspor Anda saja. Bila memberikan paspor asli, risikonya adalah paspor Anda hilang atau dijual pada pihak tak bertanggung jawab.

                  
Taksi argo kuda

Di banyak negara, taksi diharuskan menggunakan argo agar supir taksi tidak mematok harga seenaknya. Namun ternyata meski ada argo pun masih ada yang mencoba menipu wisatawan, seperti dengan merusak argo atau memanipulasinya agar wisatawan membayar lebih mahal. (ftr).

 

 


Dibaca: 792 Kali



Share